Pengertian Debat dan Tata Caranya yang Tepat

Debat merupakan suatu kegiatan argumentasi antara dua belah pihak antara yang menyetujui dan tidak menyetujui, baik hal tersebut dalam bentuk perorangan, tim atau kelompok dalam mendiskusikan sampai memutuskan sebuah masalah dan perbedaan sehingga pada akhir peristiwa debat ada sebuah keputusan yang memang sudah disepakati oleh semua orang yang terlibat dalam peristiwa debat. Tujuan debat adalah melatih keberanian mengungkapkan pendapat terutama untuk para siswa.

AdapunPengertian debat menurur para ahli yaitu dari Hennry Guntur Tarigan menyebutkan bahwa debat merupakan peristiwa saling adu argumentasi atau pendapat antar orang pribadi ataupun antar kelompok atau tim yang memiliki sebuah tujuan yaitu mencapai sebuah kemenangan satu pihak. Akan tetapi sebenarnya, bukanlah kemenangan yang menjadi sebuah tujuan utama akan tetapi mengetahui pendapat yang benar dan salah. Agar tidak terjadi sebuah hal yang tidak di inginkan dalam proses debat, maka anda perlu mengetahui tata cara debat yang baik.

Pengertian Debat dan Tata Caranya yang Tepat

Agar proses debat dapat berjalan lancar anda harus melakukan tata cara debat yang tepat, untuk mengetahui informasinya, mari simak penjelasannya di bawah ini.

1. Moderator Menyampaikan Mosi

Langkah pertama yang harus disiapkan dalam proses debat adalah adanya sebuah mosi yaitu hal atau sebuah topik yang dibicarakan. Sebelum proses debat dimulai moderator biasanya memberitahukan kepada peserta apa tema mosi dalam kegiatan debat kali ini.

Selain memberitahu mosi, pada awal kegiatan moderator juga biasanya memberikan sebuah prosedur debatatau aturan bagaimana proses jalannya debat agar dapat berjalan lancar mencapai tujuan bersama dan tidak ada sebuah pertentangan antara kedua belah pihak ataupun sesuatu yang membuat proses debat ini menjadi berantakan.pengertian debat diskusi

2. Tim Afirmatif Memberi Tanggapan

Setelah moderator memberikan sebuah tanggapan, maka tahap selanjutnya tim afirmatif memberikan tanggapan yang berupa persetujuan. Tim afirmatif biasanya menguatkan pendapat persetujuannya dengan tema atau mosi yang telah diberikan. Biasanya ungkapan rasa setuju pada apa yang mosi yang telah ditentukan ini menyertakan sebuah alasan-alasan yang sangat kuat sehingga mampu membuat pihak yang terlibat dalam proses debat ini percaya.

3. Tim Negatif atau Oposisi Memberikan Sanggahan

Setelah tim afirmatif mengungkapkan tanggapan dan menyatakan setuju terhadap suatu hal atau mosi yang telah disampaikan oleh moderator. Maka selanjutnya, tim negatif atau tim oposisi ini memberikan sanggah mengenai rasa tidak setuju dengan apa yang telah disampaikan oleh moderator. Pengungkapan ras tidak setuju atau menentang ini juga di ungkapkan melalui alesan-alasan yang kuat.

4. Tim Netral Memberikan Pendapat

Ketika tim afirmatif dan tim oposisi telah memberikan pendapat atau sanggahan, maka selanjutnya yang berkesampatan memberikan pendapat adalah tim netral. Tim ini tidak berperan memihak ke tim oposisi maupun tim afirmatif. Akan tetapi tim netral lebih memberikan pendapat yang dapat menengahkan di antara pendapat kedua tim afirmatif dan tim oposisi.

5. Penulis Menuliskan Hasil Akhir Debat

Semua tim sudah mengungkapkan pendapatnya, biasanya setiap tim tetap kuat dengan pendapatnya masing-masing. Akan tetapi dengan adanya moderator maka moderator dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa pendapat yang paling tepat dengan mosi yang telah diberikan adalah tim afirmatif ataupun tim oposisi. Jika moderator sudah mengungkapkan satu pendapatnya yang benar, maka penulis menuliskan hasil akhir debat dari prosesnya sejak awal.

Setelah mengetahui tata cara debat yang tepat maka dapat memberikan sebuah pengertian bahwa debat bukan hal yang negatif, akan tetapi juga memiliki hal yang positif.

Pengertian Debat dan Tata Caranya yang Tepat | apaitu | 4.5