Paragraf Deduktif dan Ciri-Cirinya

Pengertian paragraf deduktif merupakan sebuah paragraf yang memiliki kalimat utamanya di depan. Namun, dengan adanya pengertian tersebut terkadang tetap saja membuat banyak orang masih merasa bingung. Hal ini sebenarya disebabkan karena sebagian besar orang merasa bingung bagaimana cara menentukan kalimat utama dalam sebuah paragraf. Oleh karena itu, sebenarnya anda harus mengetahui terlebih dahulu apa itu kalimat utama. Setelah anda mengetahui kalimat utama maka dengan mudah anda akan menentukan paragraf yang telah anda baca termasuk ke dalam paragraf deduktif atau bukan.

Sebenarnya kalimat utama adalah kalimat yang menjadi sebuah ide pokok. Jadi kalimat utama selalu memiliki kalimat-kalimat penjelas di belakangnya. Tentunya setelah mengetahui hal ini dapat memudahkan anda untuk menentukan di mana letak kalimat utamanya. Jika ide pokoknya terletak di depan, hal ini sudah dapat dipastikan bahwa paragraf yang anda baca adalah paragraf deduktif.

Ciri-ciri Paragraf Deduktif

Untuk menentukan jenis paragraf yang anda baca adalah pargraf deduktif, maka anda harus mengetahui ciri-ciri paragraf deduktif berikut ini.

1. Kalimat Utama di Awal

Ciri yang paling utama dari paragraf deduktif adalah kalimat utamanya yang terletak di awal paragraf. Tentunya anda sudah mengetahui apa itu kalimat utama bukan? Jadi kalimat utama adalah kalimat yang merupakan sebuah ide pokok yang memiliki kalimat penjelasan selanjutnya agar informasi yang ingin disampaikan kepada pembaca dapat tersampaikan.

Agar dapat membedakan kalimat tersebut adalah paragraf deduktif atau bukan, maka sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu apa itu kalimat utama. Jadi kalimat utama adalah sebuah ide pokok yang menjadi sebuah hal yang sangat penting dan kemudian dikembangkan dengan kalimat penjelasnya.Paragraf Deduktif adalah

2. Diawali dengan Pernyataan Awal

Perlu anda ketahui salah satu ciri dari paragraf deduktif adalah diawali dengan sebuah pernyataan awal. Jadi kalimat selanjutnya yang terdapat pada paragraf deduktif adalah sebuah kalimat penjelaskan yang memaparkan sejumlah informasi untuk pembacanya.

Karena kalimat utamanya di depan, maka kalimat penjelasannya ada pada kalimat-kalimat berikutnya. Tentunya hal ini dapat memudahkan anda dalam membedakan antara pargraf deduktif dan juga induktif. Jika kalimat penjelasnya ada di depan maka paragrafnya merupakan paragraf induktif.

3. Dilengkapi dengan Penjelasan Khusus

Paragraf deduktif selain memiliki kalimat utama dan kalimat penjelas, paragraf deduktif juga memiliki sebuah penjelasan khusus secara rinci dan detail sehingga membuat orang yang membacanya dapat benar-benarmemahami isi dari informasi tersebut.

Contoh paragraf induktif lingkungan sekolah, tentunya memiliki penjelasan secara detail ini dapat mengenai lingkungan sekolah untuk menjaga kebersihannya termasuk tidak membuang sampah sembarangan.

4. Ada Contoh dan Bukti Khusus

Dengan adanya penjelasan khusus, maka ciri selanjutnya dari paragraf induktif adalah adanya contoh-contoh, rincian khusus, bukti-bukti, dan hal lainnya yang membuat informasi anda lebih detail dalam memuat informasi untuk disampaikan kepada pembacanya.

Pastinya contoh paragraf deduktif terdapat sebuah rincian, dan buktinya terletak bukan pada awal paragraf karena di awal paragrafnya merupakan sebuah ide pokok yang akan dilanjutkan dengan pembahasan-pembahasan selanjutnya.

5. Dikembangkan dari Pernyataan Umum ke Khusus

Ciri selanjutnya dari paragraf deduktif adalah pernyataannya yang memang dikembangkan dari pernyataan umum ke pernyataan khusus. Hal ini dikarenakan pernyataan khusus berfungsi untuk menyampaikan informasinya secara detail.

Selain itu pernyataan umum tersebut dapat dikatakan sebagai sebuah ide yang memang memberikan gambarans secara umum kemudian dilanjutkan dengan kalimat penjelas yang memiliki berbagai bukti dan rincian khusus.

Setelah mengetahui ciri-ciri dari paragraf deduktif, semoga dapat membantu anda dalam membedakannya dengan paragfaf induktif.

Paragraf Deduktif dan Ciri-Cirinya | apaitu | 4.5